Inilah 4 Fokus Utama Pemerintah Kabupaten Cirebon Dalam Mitigasi Risiko Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026


SAHABATKPK.COM, - Fokus utama Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menagantisipasi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 adalah kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat dan menargetkan agar pengamanan, pelayanan, dan mitigasi risiko dapat berjalan optimal. 

Tujuannya adalah memastikan momen libur tersebut berlangsung aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon maupun para pelintas yang melewati daerah tersebut.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon, melalui koordinasi lintas sektor dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menitikberatkan pada beberapa poin penting:

Pertama adalah dengan menjaga Kelancaran Arus Mobilitas dan Kenyamanan Masyarakat. Bahwa koordinasi lintas sektor diperlukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. 

Langkah-langkah yang dibahas meliputi rekayasa lalu lintas, penempatan petugas di titik-titik rawan, dan antisipasi terhadap potensi kemacetan, yang bertujuan meminimalkan gangguan saat terjadi lonjakan mobilitas. 

Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur yang melintasi wilayah Cirebon.

Kedua adalah dengan menyediakan Layanan Publik dan Kesehatan. Pemerintah Kabupaten Cirebon akan berupaya memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman dan nyaman. 

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten cirebon akan menyiapkan sejumlah pos kesehatan dan pos istirahat yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik jika merasa lelah atau kurang sehat saat melintasi Kabupaten Cirebon.

Ketiga adalah dengan melakukan Pengamanan Ibadah Natal. Pemerintah Kabupaten Cirebon akan berkoordinasi dengan para pemuka agama, termasuk pendeta, untuk memastikan kegiatan ibadah Natal dapat berlangsung aman, tenang, dan tertib. 

Hal ini dilakukan untuk menjamin seluruh umat Kristiani di Kabupaten Cirebon dapat menjalankan ibadah Natal dengan nyaman.

Keempat adalah dengan Memiitigasi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem. Bahwa potensi cuaca ekstrem menjadi salah satu fokus pembahasan Forkopimda. 

Jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana yang dipicu cuaca buruk. 

Instansi terkait telah diminta untuk menyiapkan langkah mitigasi dan antisipasi terhadap kondisi angin kencang, hujan intensitas tinggi, hingga potensi banjir.

0 Komentar